Skip to main content

Hasil Belajar Pendalaman Alkitab: 1 Korintus 1-16

Hasil Belajar Pendalaman Alkitab: 1 Korintus 1-16

Dalam kegiatan Pendalaman Alkitab (PA) sebelumnya, seluruh staf YLSA mempelajari kitab 1 Korintus pasal 1 -- 4 dan pasal 8 -- 11. Kami membaca tentang Rasul Paulus yang dengan tekun menasihati jemaat Korintus agar menghidupi iman Kristen mereka dengan sungguh-sungguh. Berkaitan dengan hal itu, masih ada pasal-pasal tersisa dalam kitab ini yang belum kami dalami, yakni pasal 5 -- 7 dan pasal 12 -- 16. Topik-topik yang dibicarakan berkisar tentang permasalahan dalam jemaat Korintus, yang kurang menghidupi iman Kristen yang mereka percayai sehingga Paulus harus meresponsnya dengan pesan-pesan Injil. Kami kembali ber-PA dari kitab 1 Korintus agar pelajaran-pelajaran penting dalam kitab ini dapat kami peroleh seluruhnya. Langkah-langkah untuk menggali pasal-pasal tersebut masih sama dengan PA pada tahap pertama. Silakan baca publikasi PA21 edisi 7 untuk melihatnya kembali < link >.

Setelah semua pasal kami gali dan diskusikan, kami mengambil kesimpulan bahwa ada lima masalah utama dalam kehidupan jemaat Korintus:

1. Perihal Perpecahan (Pasal 1 -- 4)
Ada beberapa pengajar yang datang ke Korintus, seperti Apolos dan Petrus. Karena kedagingan mereka, orang-orang Korintus malah saling membandingkan dan memilih pengajar yang mereka anggap paling baik, lalu berbicara buruk tentang pengajar yang lain. Paulus mengkritik orang-orang dengan mengatakan bahwa gereja bukanlah kontes popularitas, melainkan komunitas orang-orang yang berpusat pada Kristus. Setiap pemimpin dan pengajarnya adalah pengikut Kristus yang patut dihormati.
2. Perihal Dosa Seksual (Pasal 5 -- 7)
Ada sejumlah jemaat yang melakukan seks bebas dan tidak merasa bersalah. Ada pula yang mengatakan bahwa seks bebas itu tidak apa-apa dengan dalih bahwa anugerah Allah membebaskan setiap orang dari hukum kebenaran. Paulus merespons berdasarkan Injil dengan mengatakan bahwa integritas seksual adalah salah satu cara utama untuk merespons kasih karunia Yesus melalui karya penebusan dosa. Jika tubuh manusia sudah ditebus oleh darah Yesus, seseorang tidak bisa seenaknya memakai tubuhnya. Sebaliknya, tubuh harus dikuduskan bagi kemuliaan Allah.
3. Perihal Makanan (Pasal 8 -- 10)
Jemaat terpecah karena memperdebatkan tentang boleh tidaknya makan makanan dari kuil-kuil dewa Yunani. Paulus mengatakan bahwa semua makanan halal sebagai manusia baru dalam Kristus, tetapi makanlah dengan hikmat supaya orang lain tidak tersandung. Orang Kristen tidak boleh berkompromi dengan dosa sehingga menjauhkan orang yang melihatnya dari kebenaran Injil.
4. Perihal Pertemuan (Pasal 11 -- 14)
Jemaat Korintus mendapatkan karunia-karunia rohani, termasuk di antaranya bahasa roh. Mereka menyelenggarakan ibadah dengan bersuara dalam bahasa-bahasa asing sehingga timbul kekacauan, dan pesan Injil menjadi tidak dimengerti. Paulus menjelaskan bahwa karunia Roh diperbolehkan asalkan dilakukan dengan tertib. Bahasa Roh harus dilengkapi dengan orang-orang yang bisa menerjemahkannya. Jika tidak, lebih baik berkata-kata sedikit saja dalam bahasa yang bisa dimengerti oleh semua orang.
5. Perihal Kebangkitan (Pasal 15)
Beberapa jemaat Korintus meremehkan masalah kebangkitan dan mengatakan bahwa kebangkitan tidak terjadi. Karena Injil, Paulus merespons dengan mengatakan bahwa kebangkitan Kristus adalah dasar iman orang Kristen, dan bahwa kebangkitan ini benar-benar terjadi, seperti halnya kebangkitan Kristus yang disaksikan oleh banyak orang. Tanpa kebangkitan, sia-sialah kepercayaan orang Kristen.

Masih banyak lagi pelajaran penting yang bisa digali dari kitab Korintus. Untuk itu, Redaksi mendorong Saudara untuk turut menggali kitab ini secara mandiri atau dalam kelompok PA. Mungkin, Saudara akan mendapatkan pelajaran tambahan yang berguna untuk membangun diri dan orang-orang di sekitar Saudara. Untuk membantu ber-PA, kami merekomendasikan kepada Saudara untuk memanfaatkan alat/bahan digital yang telah disediakan oleh Yayasan Lembaga SABDA (YLSA), di antaranya: aplikasi SABDA Alkitab, AlkiPEDIA, Kamus, Peta, Tafsiran, Alkitab audio, dan video-video animasi 1 Korintus dari The Bible Project. Jika Saudara mempunyai pertanyaan seputar penggunaan bahan-bahan tersebut, silakan mengirim email ke pa21@sabda.org.

Selamat ber-PA dari kitab 1 Korintus. Tuhan Yesus memberkati.

Ingin mengundang tim #Ayo_PA! ? Kunjungi link ini.


Mulai PA Online sekarang!


Kegiatan #Ayo_PA!

Pelatihan #Ayo_PA! di GMIT Kupang

22-04-2017 (13.00)
GMIT Kupang

Pelatihan #Ayo_PA! di GKT Bandar Lampung

13-03-2017 (10.00)
Gereja Kristus Tritunggal Bandar Lampung

Pelatihan PA dengan Gadget (#Ayo_PA!) -- GPI Adonai, Bali

28-02-2017 (18.00)
GPI Adonai, Denpasar, Bali

Pelatihan PA Menggunakan Gadget - STTII Denpasar

28-02-2017 (13.00)
STTII, Denpasar, Bali

Blog posts

Saya bersyukur diberi kesempatan lagi untuk menulis blog. Saya rindu membagikan berkat yang saya terima ketika mengikuti roadshow SABDA di GKI Ngupasan, Yogyakarta.

Ketika kami mendapat undangan dari GRII Sydney untuk memberikan seminar tentang “digital ministry“, kami menawarkan enam topik seminar ya

Puji Tuhan! PA dari buku Ditetapkan untuk Menghasilkan Buah akhirnya selesai kami laksanakan setelah berjalan selama 8 bulan.

Tentang #Ayo_PA!

#Ayo_PA! mendorong khususnya anak-anak muda untuk mencintai Alkitab dan memiliki kebiasaan melakukan Pemahaman Alkitab (PA) dengan memanfaatkan teknologi digital semaksimal mungkin.

Selengkapnya