Sejujurnya, saya bukan tipe orang yang suka bepergian, apalagi kalau jarak yang harus ditempuh lumayan jauh.
Sejujurnya, saya bukan tipe orang yang suka bepergian, apalagi kalau jarak yang harus ditempuh lumayan jauh. Karena itu, hampir setiap kali saya ditawari untuk ikut pelayanan roadshow ke suatu tempat, respons pertama saya biasanya adalah menarik napas panjang. Demikian pula respons awal saya saat ditawari ikut pelayanan roadshow ke tiga tempat di Jawa Barat pada awal Oktober lalu. Ya, bukan hanya satu, tetapi tiga tempat sekaligus. Baru membayangkan saja rasanya sudah letih.
Saya bersyukur diberi kesempatan lagi untuk menulis blog. Saya rindu membagikan berkat yang saya terima ketika mengikuti roadshow SABDA di GKI Ngupasan, Yogyakarta. Pada 10 September 2018, saya dan Tika berangkat ke Yogyakarta untuk memberikan pelatihan #Ayo_PA! dalam persekutuan kelompok PA GKI Ngupasan. Dari Solo, kami memanfaatkan transportasi kereta api dan ojek online dari Stasiun Tugu, Yogyakarta, ke GKI Ngupasan.
Ketika kami mendapat undangan dari GRII Sydney untuk memberikan seminar tentang “digital ministry“, kami menawarkan enam topik seminar yang bisa dipilih. Namun, dari beberapa pembicaraan lewat email dan telepon, dan jadwal yang diatur sedemikian rupa, akhirnya disepakati untuk mengambil enam topik seminar sekaligus. Selain masing-masing topik saling berkaitan, kami juga melihat pentingnya membuka wawasan jemaat tentang dunia digital Kristen secara mendalam.
Puji Tuhan! PA dari buku Ditetapkan untuk Menghasilkan Buah akhirnya selesai kami laksanakan setelah berjalan selama 8 bulan. Kami merasa sangat diberkati oleh pembahasan mengenai pengajaran-pengajaran Yesus pada malam terakhir menjelang kematian-Nya yang terdapat dalam isi buku ini. Untuk menutup PA kali ini, pada awal September lalu, seluruh staf YLSA berkumpul dalam kelompok besar dan mendiskusikan berbagai pelajaran yang kami dapatkan.
Suatu kebanggaan tersendiri, khususnya bagi saya, karena diberi kesempatan untuk menulis blog ini. Jika ada peribahasa mengatakan "tak kenal, maka tak sayang", izinkan saya untuk memperkenalkan diri. Nama saya Agatha Ria Budiyana, saya adalah staf magang di Yayasan Lembaga SABDA. Saya ingin membagikan pengalaman pertama saya ketika mengikuti roadshow SABDA pada acara Bible Fellowship di STT Berita Hidup. Pada hari kedua magang, Kak Evi mengajak saya untuk mengikuti acara 'briefing' mendadak.
Sebagai yayasan yang bergerak dalam bidang Biblical Computing, YLSA terus menggalakkan pentingnya pendalaman Alkitab, khususnya dengan memanfaatkan teknologi dan alat-alat digital abad ini. Banyak hal yang sudah dilakukan, salah satunya dengan penyelenggaraan pelatihan “PA dengan Gawai” yang bertajuk #Ayo_PA!. Pada tahun ini, YLSA mendapat kesempatan istimewa untuk mengembangkan pelatihan ini di STT AIMI, Solo. Saya katakan “istimewa”, sebab untuk pertama kalinya penyampaian materi #Ayo_PA!
Yey, akhirnya saya menulis blog lagi. Kesempatan berharga bagi saya untuk berbagi kebaikan Tuhan kepada Anda semua. Kali ini, Tuhan memberi saya kesempatan melayani di salah satu persekutuan karyawan di Karanganyar untuk melakukan Pendalaman Alkitab (PA) secara digital. Pelayanan ini dilakukan pada Jumat, 13 April 2018, pukul 12.00 WIB - 13.00 WIB. Meski durasi hanya satu jam, tetapi saya beserta tim, yaitu Mei dan Pio, bisa mengemasnya dengan baik sehingga selama satu jam ini keseluruhan acara bisa dilakukan dengan maksimal. Puji Tuhan!
Pada 10 April 2018, tim SABDA kembali mendapat kesempatan untuk mengadakan Roadshow #Ayo_PA! di GKI Ngupasan, Yogyakarta. Ini bukan pertama kali tim SABDA melayani di tempat ini (sudah keempat kalinya), tetapi pertama kali bagi saya. Acara dimulai pukul 18.00 WIB.
Perkenalkan, nama saya Lena Lumbanraja, staf masa percobaan di Yayasan Lembaga SABDA. Saya ingin membagikan pengalaman pertama saya ketika mengikuti roadshow #Ayo_PA! di Griya Konseling, Solo, pada 4 Maret 2018. Sebelum mengikuti roadshow #Ayo_PA!, saya dan Yoel (staf magang) mendapat orientasi sesuai dengan tugas kami masing-masing.
Sejujurnya, saya bukan tipe orang yang suka bepergian, apalagi kalau jarak yang harus ditempuh lumayan jauh.
Saya bersyukur diberi kesempatan lagi untuk menulis blog. Saya rindu membagikan berkat yang saya terima ketika mengikuti roadshow SABDA di GKI Ngupasan, Yogyakarta.
Ketika kami mendapat undangan dari GRII Sydney untuk memberikan seminar tentang “digital ministry“, kami menawarkan enam topik seminar ya